Pentas Kethoprak Banjar Lestari Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi ke-80 Gilangharjo

02 September 2026
Administrator
Dibaca 6 Kali
Pentas Kethoprak Banjar Lestari Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi ke-80 Gilangharjo

GILANGHARJO – Upaya melestarikan seni tradisional terus dilakukan masyarakat Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul. Salah satunya melalui Pentas Kethoprak “Banjar Lestari Budaya” yang digelar pada Jumat malam (21/8/2026) di kediaman Bapak Agus Toga, Padukuhan Banjarwaru RT 01, Gilangharjo. Pementasan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat yang hadir untuk menyaksikan kesenian tradisional khas Jawa.

Pentas kethoprak tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-80 Kalurahan Gilangharjo. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional di tengah masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.

Pelaksanaan kegiatan kebudayaan tersebut mendapatkan dukungan melalui Fasilitasi Dana Keistimewaan (Danais) DIY melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan ruang kepada kelompok seni dan masyarakat untuk terus berkarya, mengembangkan potensi budaya lokal, serta menjaga keberlangsungan seni tradisional di tingkat kalurahan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bagus Susilo Raharjo, S.E., Kasi Seni Bidang ATLS Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul. Kehadiran perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan seni budaya yang tumbuh dari masyarakat.

Pentas Kethoprak “Banjar Lestari Budaya” tidak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi juga membawa nilai tuntunan. Melalui cerita, dialog, musik gamelan, serta berbagai unsur seni pertunjukan tradisional, kethoprak menjadi media untuk menyampaikan pesan moral, nilai kehidupan, sejarah, dan kearifan lokal kepada masyarakat.

Kethoprak juga menjadi salah satu kesenian yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan budaya masyarakat Jawa. Keberadaannya menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk berekspresi sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal kembali kesenian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Penyelenggaraan pentas di tengah rangkaian peringatan kemerdekaan memberikan warna tersendiri bagi masyarakat Gilangharjo. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui upaya menjaga kebudayaan sebagai bagian dari identitas dan kekayaan masyarakat.

Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan pementasan menunjukkan bahwa seni tradisional masih memiliki tempat di tengah kehidupan warga. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menjadikan pentas kethoprak tidak sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang pertemuan, hiburan rakyat, dan sarana memperkuat hubungan sosial.

Dukungan Dana Keistimewaan melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul diharapkan dapat semakin membuka kesempatan bagi kelompok seni lokal untuk mengembangkan kreativitas dan melakukan regenerasi. Keberlanjutan kegiatan budaya membutuhkan keterlibatan pelaku seni, masyarakat, pemerintah, serta generasi muda agar kesenian tradisional tetap hidup dan berkembang.

Pentas “Banjar Lestari Budaya” juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional. Dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan terlibat dalam kegiatan kebudayaan, proses regenerasi pelaku seni dapat terus berjalan sehingga kethoprak tidak berhenti sebagai warisan masa lalu.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo bersama masyarakat menunjukkan komitmen untuk terus nguri-uri kabudayan lan nglestarekake tradisi. Kesenian tradisional diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Pentas Kethoprak “Banjar Lestari Budaya” akhirnya menjadi perpaduan antara hiburan rakyat, pelestarian budaya, dan semangat memperingati kemerdekaan. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, kegiatan seni budaya di Gilangharjo diharapkan terus berkembang serta menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Bantul.